Facebook  Twitter  Google+ Yahoo Instagram

Translate

Rabu, 26 Oktober 2016

Tenun Baduy Tampil di Jakarta Fashion Week 2016

Salah satu busana karya designer muda Amanda L Lestari yang menggunakan kain tenun Badui ditampilkan di Fashion Week 2016 di Jakarta, Minggu, 23 Oktober 2016. (Istimewa)


Dari Sabang hingga Merauke selalu ada penenun yang dengan kesabaran dan keuletan menciptakan kain-kain yang indah dan berestetika tinggi. Adalah kain tenun Baduy salah satu jenis kain tenun yang hari-hari ini semakin banyak ragamnya teraktualisasi dalam bentuk desain yang kian kreatif. Baca juga: Koleksi Tenun Baduy by Aman Lase Collection


Salah satu merek fashion yang menggunakan kain tenun Badui adalah "Lekat" karya designer muda Amanda L Lestari, yang tekun menciptakan kreasi-kreasi melalui keindahan kain Baduy ini.

“Empat tahun belakangan ini, Lekat terus konsisten mengekplorasi kain tenun Baduy, kain dengan teknik tenun tradisional yang dikerjakan dengan estetika tinggi oleh para perempuan Baduy. Mereka berkarakter kuat dan tangan mereka menciptakan kain tenun aneka warna yang tak terduga," ujar Amanda di Jakarta, Senin (24/10).

Dikatakan, keindahan kain tenun Baduy juga sarat dengan filosofi hidup. "Hal itu saya padukan dengan teknik fashion modern dengan maksud agar ada jembatan antara tradisional dan modern, dari masa lalu dan apa yang sedang berkembang hari ini. Sehingga, perpaduan itu menghasilkan kreatifitas fashion yang siap mendunia dan menjajaki kesempatan untuk menjadi bagian dari industri mode dunia. Saya ingin menunjukkan Indonesia," tuturnya.

Direktur Kreatif Lekat itu menambahkan, pada Minggu (23/10), Lekat mempersembahkan koleksi terbarunya untuk Jakarta Fashion Week 2016 di Senayan City, Jakarta. Beberapa seniman serta pelaku seni dan film Indonesia terlibat dalam fashion show Lekat.

Sementara, pada hari ini, karya kolaborasi Lekat dan British Council digelar juga di Jakarta Fashion Week. Kolaborasi dua perancang muda Amanda dan Billie Jacobina Cox asal London sangat kreatif dan istimewa.

Billie adalah designer yang dikenal dengan teknik cetak tekstil. Dia fokus pada karya cetak tekstil, baik untuk pakaian maupun aksesoris. Billie dan Amanda memiliki kesamaan visi yang terinspirasi konsep sustainable fashion atau mode yang berkelanjutan.

Parade koleksi kolaboratif mereka tersebut merupakan bagian dari program residensi yang digelar oleh British Council Indonesia di 2 lokasi berbeda, yaitu Baduy (Banten) dan Pekalongan (Jawa Tengah) sejak Agustus 2016.

Kerja sama Billie Jacobina Cox dan Amanda L Lestari direncanakan untuk dilanjutkan ke London Fashion Week 2017. Karya Amanda akan menjadi salah satu wakil dari Indonesia di ajang bergengsi itu.

Cara Seo Blogger

Berita dan Tips-Tips Terbaru